Rabu, 18 Maret 2015

Bioteknologi

Bioteknologi adalah terapan biologi yang melibatkan displin ilmu mikrobilogi, biokimia, genetika , dan biologi monokuler. Definisi bioteknologi secara klasik atau konvensional adalah teknologi yang memanfaatkan agen hayati atau bagian-bagiannya untuk menghasilkan barang dan jasa dalam skala industri untuk memenuhi kebutuhan manusia. Sedangkan jika ditinjau secara modern, bioteknolofi adalah pamanfaatan agen hayati atau bagian-bagian yang sudah direkayasa secara in vitro untuk menghasilkan barang dan jasa pada skala industri.

Bioteknologi berasal dari kata bio (hidup) dan teknologi. Dari kedua kata tersebut, pengertian bioteknologi adalah teknologi yang memanfaatkan organisme (makhluk hidup) untuk menghasilkan produk maupun jasa yang bermanfaat bagi manusia. Pada umumnya, makhluk hidup yang dimanfaatkan dalam proses bioteknologi berupa mikrobia.


Menurut Sardjoko (1991), bioteknologi adalah proses-proses biologi oleh mikroorganisme yang dimanfaatkan untuk kepentingan manusia.

Bioteknologi adalah penggunaan proses biologis, organisme, atau sistem untuk memproduksi produk yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.

Bioteknologi memiliki beberapa jenis atau cabang ilmu yang beberapa diantaranya diasosikan dengan warna, yaitu:
·         Bioteknologi merah (red biotechnology) adalah cabang ilmu bioteknologi yang mempelajari aplikasi bioteknologi di bidang medis. Cakupannya meliputi seluruh spektrum pengobatan manusia, mulai dari tahap preventif, diagnosis, dan pengobatan. Contoh penerapannya adalah pemanfaatan organisme untuk menghasilkan obat dan vaksin, penggunaan sel induk untuk pengobatan regeneratif, serta terapi gen untuk mengobati penyakit genetik dengan cara menyisipkan atau menggantikan gen abnomal dengan gen yang normal.
·         Bioteknologi putih/abu-abu (white/gray biotechnology) adalah bioteknologi yang diaplikasikan dalam industri seperti pengembangan dan produksi senyawa baru serta pembuatan sumber energy terbarukan. Dengan memanipulasi mikroorganisme seperti bakteri dan khamir atau ragi, enzim-enzim dan organisme-organisme yang lebih baik telah tercipta untuk memudahkan proses produksi dan pengolahan limbah industri. Pelindian (bleaching) minyak dan mineral dari tanah untuk meningkakan efisiensi pertambangan, dan pembuatan bir dengan khamir.
·         Bioteknologi hijau (green biotechnology) mempelajari aplikasi bioteknologi di bidang pertanian dan peternakan. Di bidang pertanian, bioteknologi telah berperan dalam menghasilkan tanaman tahan hama, bahan pangan dengan kandungan gizi lebih tinggi dan tanaman yang menghasilkan obat atau senyawa yang bermanfaat. Sementara itu, di bidang peternakan, binatang-binatang telah digunakan sebagai "bioreaktor" untuk menghasilkan produk penting contohnya kambing, sapi, domba, dan ayam telah digunakan sebagai penghasil antibodi-protein protektif yang membantu sel tubuh mengenali dan melawan senyawa asing (antigen).
·         Bioteknologi biru (blue biotechnology ) disebut juga bioteknologi akuatik atau perairan yang mengendalikan proses-proses yang terjadi di lingkungan akuatik. Salah satu contoh yang paling tua adalah akuakultura, menumbuhkan ikan bersirip atau kerang-kerangan dalam kondisi terkontrol sebagai sumber makanan, (diperkirakan 30% ikan yang dikonsumsi di seluruh dunia dihasilkan oleh akuakultura). Perkembangan bioteknologi akuatik termasuk rekayasa genetika untuk menghasilkan tiram tahan penyakit dan vaksin untuk melawan virus yang menyerang salmon dan ikan yang lain. Contoh lainnya adalah salmon transgenik yang memiliki hormon pertumbuhan secara berlebihan sehingga menghasilkan tingkat pertumbuhan sangat tinggi dalam waktu singkat.

Dalam bioteknologi , makhluk hidup digunakan untuk menghasilkan produk atau jasa dengan alasan karena makhluk hidup :
® Senantiasa berkembangbiak dan dapat dibiakkan (terbaharukan).
® Mudah diperoleh.
® Sifatnya dapat diubah-ubah sesuai kebutuhan
® Dapat menghasilkan berbagai macam produk yang dibutuhkan.

1.      Bioteknologi konvensional/tradisional
Bioteknologi Konvensional adalah bioteknologi yang memanfaatkan mikroorganisme untuk memproduksi alkohol, asam asetat, gula, atau bahan makanan, seperti tempe, tape, oncom, dan kecap. Mikroorganisme sebagai tenaga kerja gratis hanya perlu diberi stater agar ia bekerja optimal. Mikroorganisme itu dapat mengubah bahan pangan atau lainnya menjadi bahan yang lebih baik dari yang sebelumnya yang bisa dimanfaatkan .
Produk bioteknologi yang dibantu mikroorganisme, misalnya pada proses fermentasi, kedelai singkong yang begitu saja bisa disulap atau dirubah bentuk dan performance menjadi tempe, kecap, tape dan sebagainya termasuk susu segar yang mudah basi dirubah menjadi keju dan yoghurt. Proses bioteknologi di atas tersebut, sekarang sudah dianggap sebagai bioteknologi masa lalu atau kemudian ada orang yang menyebutkan program bioteknologi konvensional. Dengan ciri-ciri :
a.       dilakukan tanpa menggunakan prinsip-prinsip ilmiah.
b.      dilakukan hanya berdasarkan pada pengalaman yang di wariskan secara turun
c.       temurun, umumnya belum dapat diproduksi secara masal.
d.      adanya penggunaan makhluk hidup secara langsung
e.       belum tahuadanya penggunaan enzim
contohnya:
a. Pengolahan produk makanan
·         Pengolahan produk susu
- Yoghurt
- Keju
- Mentega
·         Pengolahan produk non susu
- Kecap
- Tempe
- Tape

b. Bioteknologi bidang pertanian
·         Penanaman secara hidroponik
·         Penanaman secara aeroponik

2.      Bioteknologi Modern
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, para ahli telah mulai lagi mengembangkan bioteknologi dengan memanfaatkan prinsip-prinsip ilmiah melalui penelitian. Dalam bioteknologi modern orang berupaya dapat menghasilkan produk secara efektif dan efisien.
Dewasa ini, bioteknologi tidak hanya dimanfaatkan dalam industri makanan tetapi telah mencakup berbagai bidang, seperti rekayasa genetika, penanganan polusi, penciptaan sumber energi,dan sebagainya. Dengan adanya berbagai penelitian serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka bioteknologi makin besar manfaatnya untuk masa-masa yang akan datang. Dengan cirri yang berkebalikan dengan bioteknologi konvensional.
Contohnya:
a. Rekayasa genetika
·         Transplantasi inti
·         Fusi sel
·         Teknologi plasmid
·         Rekombinasi DNA

2. Bioteknologi bidang kedokteran
·         Pembuatan antibodi monoklonal
·         Pembuatan vaksin
·         Pembuatan antibiotika
·         Pembuatan hormon

c. Bioteknologi bidang pertanian
·         Pembuatan tumbuhan yang mampu mengikat nitrogen
·         Pembuatan tumbuhan tahan hama

d. Bioteknologi bidang peternakan

e. Bioteknologi bahan bakar masa depan


f. Bioteknologi pengolahan limbah


Semoga bermanfaat :D
Aku ngambil dari berbagai sumber (itu kebiasaan aku), soalnya biar dapet hasil yang maksimal :D
Ya walaupun aku sendiri yang pusing ngeliat segitu banyak tulisan -__-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar